This is the default dialog which is useful for displaying information. The dialog window can be moved, resized and closed with the 'x' icon.

Ketika Luhut Luluh Dihadapan Petani Sawit

Penulis: Dr Gulat ME Manurung, MP.,C.IMA - Ketua Umum DPP APKASINDO - Kamis, 7 Juli 2022 | 09:17 WIB

Perjalanan Panjang petani sawit dari dua puluh dua provinsi sawit menuju Jakarta akhirnya diakhiri di ruangan rapat Menteri Kemaritiman dan Investasi (Marves). Setelah sebelumnya diketahui APKASINDO (Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia) sudah terlebih dahulu berdiskusi dengan Ketua Dewan Pembina DPP APKASINDO, Jend TNI (Purn) Dr Moeldoko di Batam, dan hasil pertemuan Batam dilanjutkan rapat kordinasi lintas Kementerian di Kantor KSP (kantor staf Presiden) yang dihadiri oleh APKASINDO dan GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia). Perjalanan APKASINDO selanjutnya ke Kementerian Perdagangan, lalu ke Kementerian Pertanian dan BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit) dan informasinya dalam waktu dekat APKASINDO akan menemuin Kementerian Keuangan dan Kementerian Kehutanan. Informasi yang didapat diketahui bahwa “rally” 22 perwakilan petani sawit dari 22 Provinsi ini akan dirangkum dan disampaikan langsung kepada Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat.

Tampak wajah tegang dan lesu para petani Ketika memasuki Gedung Kementerian Koordinator Marves dibilangan jalan MH Thamrin (5/6), Jakarta Pusat. Kedatangan petani sawit tersebut untuk mengadukan nasib petani karena anjloknya harga sawit terkhusus tiga bulan terakhir dan masa depan para petani kedepannya.

Ketua Umum DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO), Dr. Gulat ME Manurung, MP.,C.IMA didampingi Sekretaris Jenderal Dr cn Rino Afrino, ST.,MM, Ketika diminta keterangan setelah selesai melakukan pertemuan dengan Menteri MARVES, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan bahwa pertemuan tersebut berlangsung selama 68 menit dengan suasana sangat familiar.

SELENGKAPNYA

Artikel di atas sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis seperti tertera dan tidak menjadi bagian tanggungjawab dari redaksi sariagri.id. Baca term and condition