This is the default dialog which is useful for displaying information. The dialog window can be moved, resized and closed with the 'x' icon.

APKASINDO : Teka-Teki, Turunnya Cepat, Naiknya Lambat, Apakah Itu ?

Penulis: Dr Gulat ME Manurung, MP.,C.IMA - Ketua Umum DPP APKASINDO - Sabtu, 18 Juni 2022 | 16:52 WIB

Kondisi semakin terpuruknya harga TBS Petani sawit semakin memperpanjang record dan ekonomi petani sawit serta pekerja sawitpun semakin terpuruk. Ada beberapa indicator yang dapat dijadikan sebagai penyebab anjloknya harga TBS. Pertama belum berjalan normalnya eksport CPO dan Turunannya, meskipun larangan ekspor sudah sejak 25 hari lalu dicabut. Kedua Selalu gagal tendernya CPO di KPBN. Ketiga, besarnya beban dari CPO dan turunannya untuk tujuan ekspor, Keempat, terkoreksinya harga CPO di bursa global. Kelima, Regulasi terkait tata-kelola ekspor CPO dan turunannya.

 

Dalam struktur industry sawit dikenal dengan istilah Hulu dan Hilir. Disektor hulu yaitu perkebunan kelapa sawit yang mana diketahui 42% dari total luas perkebunan sawit di Indonesia dikelola oleh Pekebun. Sementara di sector hilir merupakan proses pengolahan TBS menjadi CPO dan selanjutnya masuk ke refinery. Produk dari CPO dan Produk turunan dari CPO ini sebagaian digunakan dalam negeri dan Sebagian lagi di ekspor. Titik kritis pasca larangan eksport dicabut adalah belum Kembali normalnya ekspor CPO dan turunannya.

SELENGKAPNYA

Artikel di atas sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis seperti tertera dan tidak menjadi bagian tanggungjawab dari redaksi sariagri.id. Baca term and condition