This is the default dialog which is useful for displaying information. The dialog window can be moved, resized and closed with the 'x' icon.

Prospek Bisnis Anggrek Menjanjikan, Masyarakat Awam, “Susah Dikembangkan!”

Penulis: Arin Khurota A'yun - Senin, 6 Juni 2022 | 10:44 WIB

Berdasarkan kompilasi data dari berbagai sumber, harga bunga anggrek cenderung stabil dari tahun ke tahun dibandingkan komoditas florikultura lainnya. Menurut data Badan Pusat Statistik Nasional tahun 2019, potensi marketshare tanaman hias di kancah internasional sendiri memang cukup besar, yakni mencapai $22 juta. Namun, potensi ini belum bisa dimaksimalkan. Fakta di lapangan, pasar Indonesia hanya dapat mencukupi kebutuhan florikultura sebesar 0,08% di dunia.

Hadi Hidayat, Manajer PT Merlimba Sentra Agrotama, berpendapat bahwa bisnis florikultura berpotensi menjadi bidang bisnis dengan prospek yang memang cukup menjanjikan. Potensi ini dapat ditinjau dari peluang pangsa pasar bunga hias berkaitan dengan  kondisi Indonesia yang sangat cocok sebagai habitat alami perkembangan bunga hias karena merupakan negeri agroklimat tropis. Terlebih lagi, keragaman jenis flora di Indonesia, terutama tanaman hias yang lebih beragama dibanding negara lain, serta ketersediaan teknologi yang relatif memadai.

Meskipun peminat bunga anggrek terus berkembang, peluang ekspor yang terbuka lebar, tetapi beberapa kendala yang muncul justru membuat peluang itu memupuskan harapan. Para petani bunga anggrek yang merasa kesulitan karena keterbatasan, akhirnya memilih menyerah, terutama yang hanya sekadar mencoba-coba karena tergiur prospek bisnis anggrek yang menjanjikan.

SELENGKAPNYA

Artikel di atas sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis seperti tertera dan tidak menjadi bagian tanggungjawab dari redaksi sariagri.id. Baca term and condition