This is the default dialog which is useful for displaying information. The dialog window can be moved, resized and closed with the 'x' icon.

Teknik Pengolahan Dan Pemanfaatan Limbah Organik (Tongkol Jagung) Sebagai Biochar

Penulis: Meza Yupitasari - PPIC PT INDOKOM CITRA PERSADA DAN PETANI HIDROPONIK - Minggu, 7 November 2021 | 09:26 WIB

Jagung merupakan salah satu bahan pangan dunia yang terpenting setelah gandung dan padi. Selain sebagai bahan pangan jagung juga banyak digunakan sebagai bahan baku industri dan bahan pakan ternak. Kebutuhan akan jagung terus mengalami peningkatan sehingga produksi jagung terus meningkat. Tingginya produksi jagung akan diikuti dengan tingginya limbah produk tersebut. Empat juta hektar luas lahan pertanian di Indonesia digunakan untuk pertanaman jagung dan menghasilkan limbah organik berupa tongkol jagung sekitar 40-50% dari hasil produksi.  Tingginya limbah tongkol jagung di pusat-pusat produksi akan menjadi masalah lingkungan jika tidak dimanfaatkan dengan baik.

Bercermin dari permasalah tinggi dan melimpahnya limbah tongkol jagung yang cukup banyak tersedia dan belum termanfaatkan dengan baik. Perlu suatu teknik pengolahan dan pengembangan dalam mencari solusi untuk pemanfaatan yang tepat guna, sehingga limbah tongkol jagung dapat menjadi produk ramah lingkungan yang memiliki nilai tambah ekonomi. Salah satu potensi pemanfaatan limbah tongkol jagung yaitu dapat dijadikan sebagai bahan baku pembuatan biochar, karena limbah tongkol jagung mengandung bahan organik yang tinggi seperti selulosa (45-50%), hemiselulosa (25-35%) dan lignin (25-35%). Oleh karena itu limbah tongkol jagung dapat digunakan sebagai sumber bahan baku pembuatan biochar yang berpotensi dapat memperbaiki kondisi tanah dan lingkungan yang telah tercemar oleh penggunaan pupuk anorganik dan herbisida secara berlebihan.

Biochar merupakan arang yang dihasilkan dari proses Pyrolysis biomasa tanpa adanya oksigen. Biochar berasal dari proses dekomposisi atau karbonisasi bahan organik seperti limbah tongkol jagung. Biochar dapat berfungsi sebagai amelioran organik yang efektif dalam memperbaiki kesuburan tanah dan dapat menahan karbon  selama ratusan bahkan ribuan tahun di dalam tanah. Biochar berperan sebagai pembenah tanah yang mampu memperbaiki dan meningkatkan kesuburan tanah, sehingga dapat mengurangi penggunaan pupuk anorganik secara berlebihan dan degradasi lahan.

SELENGKAPNYA

Artikel di atas sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis seperti tertera dan tidak menjadi bagian tanggungjawab dari redaksi sariagri.id. Baca term and condition